FSGM IndonesiaFSGM IndonesiaFSGM Indonesia
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Font ResizerAa
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Font ResizerAa
  • HOME
  • VIDEO
  • FORMATIO
  • DAFTAR JADI FSGM
Search
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Follow US
FSGM Indonesia > BERITA > Bahasa Dan Perilaku Pemimpin
BERITA

Bahasa Dan Perilaku Pemimpin

Redaksi
Last updated: 25/03/2025 03:47
Redaksi
Share
3 Min Read
SHARE

Seorang suster meminta pakaian kotor seorang pastor untuk dicucikan. Tetapi pastor itu mengatakan, bahwa ia minta ember saja. Apa yang ada dipikiran suster tersebut bahwa permintaannya tidak diterima pastor tersebut? 

Contoh itu diberikan Rm. Agustinus Priyono Marwan SJ dalam pertemuan para Dewan Penasehat Provinsi, Pimpinan Komunitas, dan Formator, yang diadakan di Gedung Gembal Baik, Gisting 19-20 Agustus 2018. Pertemuan ini membahas tentang Bahasa dan Perilaku Pemimpin.

Bila suster itu berpikiran bahwa pastor itu tidak mau merepotkan orang lain. Nah, itu berarti suster itu mampu masuk dan memahami pikiran, perasaan dan kehendak orang lain. Itulah yang dinamakan memiliki kecerdasan emosional. Kurangnya kecerdasan emosional menjadi penyebab terjadinya banyaknya masalah dalam kehidupan sehari-hari, jelas Rm. Priyono.

Kecerdasan emosional dapat dilatih dengan: mengenal kekayaan atau perasaan-perasaan. Dari sekian banyak emosi itu mana yang paling kuat/dominan. Selain itu, menjinakkan yang kuat dan liar dan melatih yang baik tetapi lemah

Pengungkapan emosi bisa berbeda antara tempat yang satu dengan tempat yang lain, budaya satu dengan budaya lainnya. Tugas kita adalah mampu mengungkapkan emosi secara tepat sesuai dengan tempat dan budayanya.Orang bisa marah dengan kata-kata misalnya, “Saya marah denganmu.” Bagaimana cara kita untuk mengungkapkan emosi secara tepat, sehingga emosi menjadi efektif. Pengungkapan emosi yang salah bisa menimbulkan konflik dan ketegangan.

Bagian dari kecerdasan emosi adalah mampu menangkap emosi orang lain baik sedang marah atau sedih, dan tahu cara menghadapinya secara tepat. Kita menanggapi emosi orang lain bukan bereaksi. Kecerdasan emosi yaitu kemampuan mengenali isi emosi diri sendiri dan orang lain, memahami polanya dan menanggapi secara tepat. Terjebak dalam sikap reaktif akan mendatangkan banyak konflik.

Untuk membantu menyelesaikan suatu masalah maka diperlukan untuk memahami dulu apa penyebabnya. Jika masalahnya karena ketidaktahuan/pengetahuan maka akan kita bantu dengan memberi tahu. Jika masalahnya emosi maka harus dibantu mengolah perasaan. Setelah kita menemukan penyebabnya maka kita bisa membantu dan menanggapi dengan tepat.

Kita dapat membaca emosi seseorang lewat bahasa tubuhnya: wajah, tangan, dan kaki. Rm. Priyono juga mengajak agar para suster memperhatikan dengan siapa kita berkomunikasi dan dalam konteks apa sehingga tetap menjaga etika berkomunikasi. Begitu pula dalam penggunaan media sosial, perlu bersikap bijaksana baik dalam pemilihan kata, update status dan juga foto-foto.

Meski Paus Fransiskus mengatakan, jangan takut untuk masuk dalam era digital, tetapi kita tetap perlu mengingat batas-batasnya dan  memperhatikan etika yang ada.

Hari ketiga, Sr. M. Katarina memaparkan tentang JPIC dilanjutkan dari tim spiritualitas. Hari terakhir para suster berkunjung ke Vihara dan Rumah Lampung. ***

Fransiska FSGM

 

Share This Article
Facebook Copy Link Print

TERBARU

Sr. M. Leoni FSGM: Berjuang Melawan Ketidakmampuan
BERITA
FKPA Sumbagsel: Kasih Pada Kaum Rentan
HEADLINES
Sr. M. Ludgeri FSGM: Kegembiraan dan Kesulitan Ditanggung Bersama
HEADLINES
TEMU AKBAR PELAYAN PERSAUDARAAN 2025
HEADLINES
PESTA SYUKUR FSGM
HEADLINES
Sr. M. Electa FSGM: Bersukacitalah Senantiasa
HEADLINES

TERPOPULER

SEBELAS PEMUDI MELAMAR KE FSGM
HEADLINES
Sejarah
Provinsi
Kepemimpinan
Provinsi
Aspiran
Formatio
Postulan
Formatio
Novisiat
Formatio

You Might Also Like

BERITA

Lapas Sebagai Tempat Sekolah

25/03/2025
BERITA

Doa Lintas Agama SMA Fransiskus Bandarlampung

25/03/2025
BERITA

Nyalakan Terus Api Pengharapan

25/03/2025
BERITA

Selamat Jalan Sr. M. Johanna FSGM

25/03/2025

TERBARU

Bapak Gojek, Maafkan Saya…
Renungan
TALITHA KUM GELAR KONFERENSI ASIA KE-5 DI JAKARTA,
HEADLINES
Lima Suster FSGM Timor Leste Berkaul Kekal
HEADLINES
Suster Senior FSGM: Peziarah Harapan
HEADLINES
https://www.youtube.com/watch?v=fDIOwynFx2M

POPULER

Ke mana Tuhan akan Kaubawa aku?
BERITA
CICIP
BERITA
BAGIAN KITA
BERITA
PEMBUKAAN KAPITEL PROVINSI FSGM
BERITA
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Follow US
by. Raka KAJ
Scan the code
WhatsApp
Kamu ingin menjadi Suster FSGM? Ayo kontak kami !
Open chat
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?