FSGM IndonesiaFSGM IndonesiaFSGM Indonesia
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Font ResizerAa
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Font ResizerAa
  • HOME
  • VIDEO
  • FORMATIO
  • DAFTAR JADI FSGM
Search
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Follow US
FSGM Indonesia > Renungan > Bunda Penolong Abadi
Renungan

Bunda Penolong Abadi

Redaksi
Last updated: 25/03/2025 03:49
Redaksi
Share
2 Min Read
SHARE

Saya akan membagi pengalaman saya bagaimana saya sebagai anak menghayati perjuangan seorang ibu terhadap anaknya.

Pengalaman yang sungguh mendalam saya rasakan dan mengalami bahwa hidup sebagai orang ibu yang mempunyai tanggungjawab terhadap anaknya.

Apa pun sifat saya, ibuku tidak membiarkan saya begitu saja. Ia selalu mendampingi saya. Ia merawat saya sejak saya masih dikandung ibuku hingga saya lahir di dunia ini. Ibuku selalu mendampingi dan mendampingi merawat saya dengan penuh cinta.

Apa pun sifat saya, ibuku tidak pernah mempersoalkannya. Tetapi ia merenungkannya di dalam hati dan membawa dalam doanya. Ibuku, engkau begitu mencintai saya namun seringkali saya kurang menghargaimu, mendengarkanmu, dan kurang taat kepada perintahmu.

Nah, bagaimana saya menghayatinya itu dalam doa devosi kepada Bunda Maria.

Dengan doa devosi kepada Bunda Maria saya merasa sangat dekat dengan ibu apa pun tantangan yang saya hadapi. Saya sering bercerita kepada ibu lewat doa saya. Saya sungguh merasakan kasihnya yang nyata. Saya menyadari bahwa Bunda Maria senantiasa mendampingi saya seperti mendampingi  Putranya Tuhan kita Yesus Kristus sampai di bawah salib.

Mestinya saat ini kita harus bersyukur dan berterimakasih kepada ibu kita. Mengapa? Karena berkat pendampinganya kita semakin bertumbuh, berkembang dan semakin dewasa dalam menjalani hidup, dalam mengambil keputusan, dan dalam iman.

Bunda Maria doakanlah kami, agar kami semakin hari semakin kuat dalam iman kepada Putra-Mu Yesus.

Sr. M. Emiliana .

 

 

 

Share This Article
Facebook Copy Link Print

TERBARU

FSGM Membuka Komunitas Baru di Samarinda
HEADLINES
PEMBARUAN KAUL SUSTER YUNIOR
HEADLINES
PASKAH BERSAMA LEGIO PRESIDIUM POHON SUKACITA KAMI
HEADLINES
Sr. M. Leoni FSGM: Berjuang Melawan Ketidakmampuan
BERITA
FKPA Sumbagsel: Kasih Pada Kaum Rentan
HEADLINES
Sr. M. Ludgeri FSGM: Kegembiraan dan Kesulitan Ditanggung Bersama
HEADLINES

TERPOPULER

SEBELAS PEMUDI MELAMAR KE FSGM
HEADLINES
Sejarah
Provinsi
Kepemimpinan
Provinsi
Aspiran
Formatio
Postulan
Formatio
Novisiat
Formatio

You Might Also Like

Renungan

Perjalanan Kasih-4

25/03/2025
Renungan

Perjalanan Kasih-5

25/03/2025
Renungan

Santo VS Lengser wengi

25/03/2025
Renungan

MIE REBUS

25/03/2025

TERBARU

Tuhan, Ingatlah Aku Bila Saat Matiku Nanti
Renungan
GEGARA ‘ASTUTI’
Renungan
DOA BAGAIKAN BENANG MERAH
Renungan
Bapak Gojek, Maafkan Saya…
Renungan
https://www.youtube.com/watch?v=fDIOwynFx2M

POPULER

Sekretaris Provinsi
Uncategorized
TAK PERLU MALU USIA LANJUT
Uncategorized
UTUSLAH AKU
BERITA
Pelatihan Website FSGM
BERITA
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Follow US
by. Raka KAJ
Scan the code
WhatsApp
Kamu ingin menjadi Suster FSGM? Ayo kontak kami !
Open chat
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?