FSGM IndonesiaFSGM IndonesiaFSGM Indonesia
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Font ResizerAa
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Font ResizerAa
  • HOME
  • VIDEO
  • FORMATIO
  • DAFTAR JADI FSGM
Search
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Follow US
FSGM Indonesia > BERITA > KADERISASI
BERITA

KADERISASI

Redaksi
Last updated: 25/03/2025 03:48
Redaksi
Share
4 Min Read
SHARE

Catatan A. Eddy Kristiyanto OFM

Di tengah aktivitas kamariah (baca: bersifat kamar) karena situasi pandemi Covid-19 ini, saya mereguk nutrisi-mental dengan membaca dan menulis. Buku yang tengah saya kunyah-kunyak bertajuk “The Radical Disciple”, buah pena John Stott, seorang pengkhotbah, penginjil, dan penulis. Majalah Time tahun 2005 mengakui John Stott sebagai salah satu dari 100 tokoh paling berpengaruh di dunia.

Di dalam buku Stott tersebut, beliau menyatakan bahwa mengikut Yesus berarti membiarkan Dia mengarahkan agenda hidup kita. Kita tidak boleh menetapkan batasan-batasan ketuhanan-Nya atau menghindarkan diri dari harga yang harus dibayar karena komitmen kita. Dia memanggil, kita mengikuti-Nya.

Sokoguru

Dalam rangka mengikuti-Nya, saya membaca dan mengerti bacaan suci Mrk. 9:2-10 (dan paralelnya). Saya membayangkan sekurang-kurangnya ada 6 (enam) unsur yang merupakan sokoguru atau pilar yang konstitutif dan perlu ada untuk tegaknya bangunan kemuridan.

Pertama Komunitas. Persekutuan antara Yesus dan para murid: Petrus, Yakobus, dan Yohanes. Di dalam komunitas ini ada peran yang diemban masing-masing. Komunitas ini menegaskan sifatnya, yakni sosial, bersama sesama dan religius, ada satu kerinduan dan harapan yang mengikat kebersamaan. Di komunitas ini ada kebebasan untuk mengekspresikan pemikiran dalam kata dan ungkapan. Kesempatan untuk berada dalam “peak-experiences”: pengalaman-pengalaman yang mengantar mereka berada pada puncak kedalaman.

Kedua Kaderisasi. Cara terbaik untuk menempuh kaderisasi adalah “turun ke lapangan”, mengalami langsung, Sang Guru memberi suriteladan atau contoh konkret. Kaderisasi itu semacam “lari estafet”, di mana masing-masing pelari dalam kesatuan menyampaikan “gulungan” kepada yang lain. Diharapkan pola ini selain membentuk mental-spiritual para murid, juga keyakinan dan kesadaran mereka sehingga pada gilirannya mereka sendiri akan bertindak sesuatu, yakni menjadi kader yang militan.

Ketiga Preparatio, Persiapan. Seluruh proses pemuliaan Yesaus di atas gunung atau transfigurasi itu dapat dipandang sebagai langkah-langkah yang pasti menuju Jerusalem. Para murid dibekali dengan pengenalan dua hal, yakni hukum kasih (yang hanya bermakna jika dipraktikkan, bukan diwacanakan saja) dan persatuan dalam intimacy (yang diartikan sebagai belarasa-tak-bertepi).

Keempat Perubahan dalam Bentuk Transfigurasi. Yesus sendiri mengalaminya. Apakah pengalaman Yesus juga merupakan milik para murid? Membaca kisah hidup para rasul, saya dapat menyimpulkan bahwa proses perubahan itu juga menjadi bagian para murid. Dengan demikian transfigurasi Yesus itu pada gilirannya menjadi tranformasi para murid,

Kelima Kekuatan. Dukungan, kerjasama, passion tokoh-tokoh seperti Musa dan Elia menegaskan bahwa Yesus positif. Artinya, tidak abu-abu, jelas keberpihakan-Nya. Hal ini juga menjadi pengingat, bahwa komunitas para murid ini tidak pernah berjalan sendirian.

Keenam Maklumat atau Wasiat yang perlu dirawat dan dipelihara dengan hati yang melaksanakan. Maklumat yang berbunyi: “Inilah Anak-Ku yang terkasih (dalam Injil Lukas dipakai istilah “yang Kupilih”), dengarkanlah Dia.” Inilah wasiat sekaligus imperatif kategoris yang tidak boleh ditawar-tawar dalam pelaksanaan oleh para murid Kristus.

John Stott dalam buku yang saya sebutkan di awal tulisan ini menyatakan, “Kita acap lupa tentang penggilan kemuridan kita, dan sibuk dengan kekristenan kita.” Dalam interpretasi saya, John Stott mengerti bahwasanya banyak di antara kita yang menghabiskan energi dan perhatian pada unsur-unsur kelembagaan (institusionalisasi), aturan, tatacara, dan bukan pada hal-hal yang baku dan pokok, substansial, dan cara hidup serta hakiki.*****

 

 

TAGGED:eddykaderisasiofm
Share This Article
Facebook Copy Link Print

TERBARU

FSGM Membuka Komunitas Baru di Samarinda
HEADLINES
PEMBARUAN KAUL SUSTER YUNIOR
HEADLINES
PASKAH BERSAMA LEGIO PRESIDIUM POHON SUKACITA KAMI
HEADLINES
Sr. M. Leoni FSGM: Berjuang Melawan Ketidakmampuan
BERITA
FKPA Sumbagsel: Kasih Pada Kaum Rentan
HEADLINES
Sr. M. Ludgeri FSGM: Kegembiraan dan Kesulitan Ditanggung Bersama
HEADLINES

TERPOPULER

SEBELAS PEMUDI MELAMAR KE FSGM
HEADLINES
Sejarah
Provinsi
Kepemimpinan
Provinsi
Aspiran
Formatio
Postulan
Formatio
Novisiat
Formatio

You Might Also Like

BERITA

Tanpa Kepura-puraan

25/03/2025
BERITA

Nyalakan Terus Api Pengharapan

25/03/2025
BERITA

ADAKAH YANG INGIN MENJADI MANUSIA SILVER?

25/03/2025
BERITA

Misa Krisma

18/04/2019

TERBARU

Tuhan, Ingatlah Aku Bila Saat Matiku Nanti
Renungan
GEGARA ‘ASTUTI’
Renungan
DOA BAGAIKAN BENANG MERAH
Renungan
Bapak Gojek, Maafkan Saya…
Renungan
https://www.youtube.com/watch?v=fDIOwynFx2M

POPULER

“BERBICARA DENGAN DIRI SENDIRI”
BERITA
Perjalanan Kasih 1
Renungan
KERAHIMAN ALLAH YANG MENYELAMATKAN
BERITA
Kenali Talentamu!
BERITA
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Follow US
by. Raka KAJ
Scan the code
WhatsApp
Kamu ingin menjadi Suster FSGM? Ayo kontak kami !
Open chat
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?