Selasa, 20 Januari 2026 pukul 15.00 WIB, Allah yang Maharahim telah memanggil Suster M. Ludgeri ke dalam kemuliaan kerajaan-Nya.
Sr. M. Ludgeri lahir pada tanggal 17 Agustus 1943 di Gayamharjo, Yogyakarta dari pasangan Petrus Kartasuwito dan Ana Kartasuwito. Sr. M. Ludgeri dipermandikan di Gereja Jali, pada tgl 21 September 1948, menerima Sakramen Krisma di paroki Wedi tanggal 22 Juli 1952.
Fransisca Sumiyati adalah nama Sr. M. Ludgeri sebelum masuk biara. Pada tanggal 18 November 1960 ia masuk postulat dalam Kongregasi Suster-Suster Fransiskan St. Georgius Martir di Pringsewu. Memulai masa Novisiat 26 Juli 1961, mengikrarkan profesi pertama tanggal 26 Juli 1964 dan menyerahkan diri seutuhnya kepada Tuhan dalam profesi kekal pada tanggal 31 Agustus 1972. Pada tanggal 25 November 2013 dengan penuh syukur merayakan pesta emas hidup membiara dan sepuluh tahun kemudian merayakan pesta intan tanggal 23 November 2023 di Pringsewu.

Sr. M. Ludgeri mengabdikan diri dalam hidup membiara dengan tugas pelayanan sebagian besar di bidang kesehatan. Ia bertugas di berbagai komunitas :
- Tahun 1964-1973 ditempatkan di komunitas St. Antonio Baturaja bertugas di bagian Adminitrasi Klinik Antonio Baturaja.
- Tahun 1973-1976 mendapat tugas untuk belajar di sekolah Perawat Perdhaki Palembang.
- Tahun 1976 setelah selesai studi bertugas di komunitas St. Yusuf Pringsewu di Klinik Sponsaria Pringsewu.
- Tahun 1976-1988 kembali bertugas di komunitas St. Antonio Baturaja bertugas di Klinik Antonio Baturaja.
- Tahun 1988-1994 bertugas sebagai pemimpin komunitas St. Maria Metro dan Klinik St. Maria Metro.
- Tahun 1994-1995 bertugas di komunitas Maria Regina Kotabumi di Klinik Maria Regina Kotabumi.
- Tahun 1995-1998 bertugas di komunitas St. Fransiskus Baturetno di Klinik BKIA Pancasila Baturetno.
- Tahun 1998-2000 beliau bertugas di komunitas St. Fransiskus Dili Timor Leste sebagai Perawat di seminari menengah Nossa Senhora Dili dan Penanggungjawab komunitas Maria Fatima Dili.
- Tahun 2000-2004 bertugas sebagai pemimpin komunitas St. Maria Metro.
- Tahun 2004-2007 bertugas sebagai pemimpin komunitas Maria Regina Kotabumi.
- Tahun 2007-2010 kembali bertugas sebagai pemimpin komunitas St. Maria Metro.
- Tahun 2010-2014 bertugas di komunitas Maria Fatima Gisting di Rumah Sakit Panti Secanti Gisting.
- Tahun 2014-2024 bertugas di komunitas St. Fransiskus Kampung Ambon bagian Rumah Tangga.
- Tanggal 10 Januari 2024 saat Susteran Vita Gratia selesai dibangun karena keterbatasan fisik dan penglihatan Sr. M. Ludgeri mulai tinggal di komunitas Vita Gratia Gisting sampai beliau dipanggil Tuhan.

Pada bulan November 2025 Suster Ludgeri jatuh di kamar yang mengakibatkan tulang telah dioperasi beberapa tahun yang lalu patah dan dilakukan tindakan operasi lagi di Rumah Sakit Imanuel Bandarlampung dan sejak saat itu ia mendapat perawatan khusus.
Sr. M. Ludgeri adalah seorang yang ramah, penuh kasih, perhatian dan pejuang yang keras. Beliau selalu menunjukkan sikap sederhana, rendah hati, penuh syukur dan memberikan teladan dengan tindakannya.
Sr. M. Ludgeri mempercayakan hidupnya pada Allah, melalui doa, Ekaristi dan Adorasi yang beliau hayati setiap hari yang menguatkan panggilan terlebih saat menemui kesulitan dalam perjalanan hidup. Beliau mempunyai Devosi yang kuat akan Kerahiman Alahi.
Sr. M. Ludgeri menyadari kasih Allah yang begitu kuat terutama dalam mengalami jatuh bangun dan tantangan silih berganti, namun begitu banyak kegembiraan yang dialami dalam hidup Bersama dengan saling mendukung, menguatkan, mengingatkan dan saling mendoakan satu sama lain.
Dalam refleksinya Sr. M. Ludgeri menulis: “yang mengesan dalam perjalanan hidup panggilan sebagai FSGM adalah persaudaraan, segala sesuatu kita syukuri bersama, dalam menghadapi kegembiraan maupun kesulitan kita tanggung Bersama, melalui doa rasanya segalanya menjadi ringan….”

Bulan Desember yang lalu kesehatan Sr. M. Ludgeri mulai menurun Para suster, Romo, dan para Frater selalu menemani, memberi perhatian, mencintai dan mengajak berdoa dan pada tanggal 15 Desember 2025 beliau menerima sakramen pengurapan orang sakit dari Romo Hubertus Andri Kurniawan SCJ.
Setelah menerima sakramen pengurapan orang sakit kondisi Sr. M. Ludgeri naik turun dan pada minggu ini mulai berangsur-angsur menurun. Dan pada tanggal 20 Januari 2026 pukul 15.00 tepat pada jam Kerahiman Ilahi dengan tenang Sr. M. Ludgeri pergi menghadap Bapa di surga didampingi doa-doa para suster. Tuhan yang Maharahim telah memberikan kebahagiaan yang kekal kepada Sr. M. Ludgeri tepat pada jam kerahiman ilahi bersama para kudus dalam kemuliaan kekal. ***


