FSGM IndonesiaFSGM IndonesiaFSGM Indonesia
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Font ResizerAa
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Font ResizerAa
  • HOME
  • VIDEO
  • FORMATIO
  • DAFTAR JADI FSGM
Search
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Follow US
FSGM Indonesia > BERITA > PENGALAMAN & PENALARAN
BERITA

PENGALAMAN & PENALARAN

Redaksi
Last updated: 25/03/2025 03:49
Redaksi
Share
3 Min Read
SHARE

By. Eddy Kristiyanto OFM

Ada anggapan bahwa menjadi orang beragama itu sangat sering berarti dangkal, dianggap mencari gampangnya, tidak mau bersusah-susah, bodoh, picik, tidak mau berpikir, fanatik, percaya buta, berlindung dengan ajaran soleh (kata-kata ulama, santo-santa, imam, gereja, tradisi), puas, takdir, kuwalat, dan sebagainya, dan sebagainya….. Semua itu diasalkan pada atau berujung pada mukjizat, kepercayaan pada Tuhan yang melampaui segala apa.

Dalam masa lalu, kepercayaan pada takhayul, kepercayaan sia-sia, gugon-tuhon, hal-hal goib, kutuk-mengutuk, otoritas begitu kuat, sampai menutup mata terhadap akal budi (pemikiran kritis) menimbulkan perlawanan dan sampai-sampai memunculkan arus anti-agama, ateisme, bahkan anti-klerikalisme.

Kita memperoleh asupan bermakna melalui bacaan teks yang berbicara tentang tanda-tanda dan mukjizat (baca: Kisah para Rasul 20:19-23). Juga teks-teks Kitab Suci dalam Oktaf Paskah pun berbicara tentang tanda-tanda yang tidak masuk nalar, tidak mudah dicerna oleh nalar telanjang, dibumbui dengan ketidakpercayaan, dan utamanya yang berfokus pada kebangkitan. Sebagaimana teks yang kita baca: kisah tentang Didimus (Tomas) yang terkenal itu (baca: Injil Minggu Kerahiman Ilahi).

Pengalaman, sekalipun sangat penting dan perlu, selalu terbatas. Sejarah pemikiran empirisme dan positivisme seperti yang diangkat da diproklamasikan oleh David Hume dianggap rapuh dan lemah. Tetapi dengan rasionalisme yang disulut René Descartes yang mau mengatasi kecupetan empirisme juga menampilkan kepincangan dan kecingkrangan.

Dengan demikian tidak ada jalan-yang-satu-sungguh-mengatasi-yang-lain, dan sebaliknya. Semua jalan ada kelemahan, di samping kekuatannya. Mengeksklusikan satu jalan dengan mengesampingkan yang lain sama-sama mata gelap: gelap dalam pengalaman, gelap pula dalam nalar. Jadi, selalu terbatas, meski semua tidak Bahagia dan berikhtiar untuk keluar-dari-kesumpekkan. Sesungguhnya, inilah kondisi manusia apa pun pilihannya.

Kita tak mau cepat-cepat dengan memeluk “suatu keyakinan” yang melampaui segala-galanya, tanpa masuk dalam proses pencarian, dinamika

Kata-kata kunci yang kiranya mencerahkan adalah insan perlu terus-menerus mencari entah sampai kapan, di mana, dan akhirnya mengakui. Meminjam ungkapan St. Augustinus, Hatiku selalu gelisah, dan baru tenang kembali ketika beristirahat dalam Diri-Mu, ya Allah. (bdk. Confessiones, Lib 1,1-2,2.5,5).

Jadi, orang beragama perlu terus-menerus berjalan untuk mencari di kedalaman hati dan di ketinggian budi. Nirlelah. “Rasa” dahaga dalam pencarian itu mungkin dalam dapat dipuaskan melalui firman-Nya: Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya. (Yohanes 20:29) *****

 

 

Share This Article
Facebook Copy Link Print

TERBARU

PPSCK Menghadiri Perayaan Hari Devosi di Paroki Bandar Jaya
HEADLINES
Presidium Pohon Suka Cita Kami Ziarah dan Rekreasi ke PIK 2, Jakarta
HEADLINES
PERUTUSAN SUSTER YUNIOR FSGM TAHUN I
HEADLINES
FSGM Membuka Komunitas Baru di Samarinda
HEADLINES
PEMBARUAN KAUL SUSTER YUNIOR
HEADLINES
PASKAH BERSAMA LEGIO PRESIDIUM POHON SUKACITA KAMI
HEADLINES

TERPOPULER

SEBELAS PEMUDI MELAMAR KE FSGM
HEADLINES
Sejarah
Provinsi
Kepemimpinan
Provinsi
Aspiran
Formatio
Postulan
Formatio
Novisiat
Formatio

You Might Also Like

BERITA

50 thn Fransiskus Kampung Ambon

25/03/2025
BERITA

St. Klara Assisi

25/03/2025
BERITA

Membarui Hidup Sebagai Teman Seperjalanan

25/03/2025
BERITA

50 Tahun TK Fransiskus Gisting

25/03/2025

TERBARU

PESTA SYUKUR FSGM
HEADLINES
Sr. M. Electa FSGM: Bersukacitalah Senantiasa
HEADLINES
Selamat Jalan Sr. M. Augusta FSGM
BERITA
Tuhan, Ingatlah Aku Bila Saat Matiku Nanti
Renungan
https://www.youtube.com/watch?v=fDIOwynFx2M

POPULER

Doa Santa Clara
BERITA
Pemberkatan Gereja Sidoharjo, Mesuji
BERITA
Bedah rumah Yustina Katinem, Nyukang Harja.
BERITA
Rekreasi Karyawan Rumah Sakit St. Antonio
BERITA
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Follow US
by. Raka KAJ
Scan the code
WhatsApp
Kamu ingin menjadi Suster FSGM? Ayo kontak kami !
Open chat
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?