FSGM IndonesiaFSGM IndonesiaFSGM Indonesia
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Font ResizerAa
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Font ResizerAa
  • HOME
  • VIDEO
  • FORMATIO
  • DAFTAR JADI FSGM
Search
  • HOME
  • FSGM
    • SEJARAH
    • PROFIL
    • VISI
    • MISI
    • RIWAYAT ST. FRANSISKUS ASSISI
    • RIWAYAT MDR. ANSELMA
    • SPIRITUALITAS
    • STRUKTUR KEPEMIMPINAN
    • DAFTAR KOMUNITAS
  • KARYA KERASULAN
    • PROFIL YAYASAN FRANSISKUS (PENDIDIKAN)
    • PROFIL YAYASAN GEORGIUS (KESEHATAN)
    • PROFIL YAYASAN ANSELMA (SOSIAL)
    • PROFIL JPIC FSGM
  • FORMASI
  • BERITA
  • DAFTAR FSGM
  • KONTAK
Follow US
FSGM Indonesia > BERITA > Kleding Profesi FSGM
BERITA

Kleding Profesi FSGM

Redaksi
Last updated: 25/03/2025 03:48
Redaksi
Share
4 Min Read
SHARE

Simpanan Bejana Rapuh

Hidup panggilan membiara bukanlah sebuah kehormatan duniawi. Berbeda dengan anggota DPR. Almarhum Gusdur pernah berkata, mereka seperti anak TK. Kebakaran jenggot jika ditegur atau tidak dipenuhi keinginannya.

Nah, kalau kita ditegur lalu mendiamkan orang yang menegur, apa bedanya dengan anggota DPR itu, jelas Uskup Keuskupan Tanjungkarang pada upacara penerimaan pakaian biara dan pengikraran kaul pertama di Kapel Biara St. Yusup, Pringsewu, Selasa, 11 Agustus 2020.

Mereka yang menerima pakaian biara adalah:  Angela Merici Reni, Carolina Aprilia, Maria Valentina, Monica Mia Silviani, Theodora Lastriana Sianturi, dan Vectoria Rini Handayani.

Mereka yang mengikarkan kaul pertama adalah: Sr. M. Gemma, Sr. M. Paskalina, Sr. M. Silvesta, dan Sr. M. Virginia.

Alat Tuhan

Uskup mengibaratkan kita ini seperti bejana tanah liat. Bejana tanah liat itu ada yang berwarna kusam, coklat, agak kekuningan, putih cemerlang, ada juga yang merah marun. Namun, seindah apa pun, bejana itu tidak pernah menyimpan barang berharga seperti uang, emas, surat berharga. Apalagi bejana yang ditaruh di ruang ruang tamu. Yang berwarna kusam, pasti diletakkan di dapur untuk menyimpan beras.

Kita seperti bejana yang rapuh. Biar pun lemah, bila kita mengandalkan Allah, kita mampu melakukan hal-hal besar dan luar biasa. Yang penting jangan mengandalkan kekuatan diri kita sendiri. Biarkan Tuhan yang melakukan dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan-Nya. Kita hanyalah alat-Nya. Biarkan Dia menggunakan kita.

Maka Uskup meminta agar kita jujur mengakui kelemahan dan keterbatasan kita di hadapan Tuhan. Tetaplah mengucapkan syukur apa pun keadaan kita. Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.

Didikan Tuhan

Rasul-rasul dididik Tuhan untuk melupakan angan-angan dan kemauannya sendiri. Syukurlah mereka mau dididik, kecuali Yudas Iskariot. Rasul-rasul itu setia sampai akhir hidupnya.  Meski dalam perjalanan mereka sempat menuntut Tuhan. Tuntutan itu tidak sesuai dengan perjalanan panggilan kemuridan. Mereka sempat sombong. Namun, lama-lama sadar.

St. Clara, pengikut St. Fransiskus Assisi, meninggalkan segalanya. Apakah para suster fransiskan ini, pengikut St. Fransiskus, masih juga bertanya seperti St. Petrus, “Apakah upah kami?  Apa kedudukan saya nanti? Atau saya mau yang itu, saya yang cocok di situ, dan bukan dia. Saya tidak mau kalau harus dipindah ke…”

 

Nama Maria

Anda semua memakai nama Maria, dimaksudkan untuk menjiwai spiritualitas Maria. Sekali mengatakan, ‘Ya’, tetap ‘Ya’. Bukan hanya sampai di bawah salib yang sangat menyayat, bukan hanya sampai memakamkan Yesus, namun terus sampai akhir hayatnya.

Setiap hari kita harus mengunyah sabda Tuhan sampai terasa manis. Hidup dalam panggilan harus setia baik dalam keadaan manis atau pahit. Kita harus mampu menerima pahitnya kehidupan. Entah manis entah pahit, kalau kita setia pada panggilan Tuhan, kita akan bahagia.

Bejana tanah liat memang rapuh. Bukan beras, uang, atau surat-surat berharga yang kita simpan. Tetapi kita menyimpan Yesus Kristus. Melalui Ekaristi, Dia tak pernah meninggalkan kita, dalam situasi apa pun. Kecaplah betapa sedapnya Tuhan. ***

M. Fransiska FSGM

[Best_Wordpress_Gallery id=”129″ gal_title=”kleding edit 2020″]

 

 

 

 

 

 

 

 

TAGGED:FSGMKledingProfesi
Share This Article
Facebook Copy Link Print

TERBARU

PASKAH BERSAMA LEGIO PRESIDIUM POHON SUKACITA KAMI
HEADLINES
Sr. M. Leoni FSGM: Berjuang Melawan Ketidakmampuan
BERITA
FKPA Sumbagsel: Kasih Pada Kaum Rentan
HEADLINES
Sr. M. Ludgeri FSGM: Kegembiraan dan Kesulitan Ditanggung Bersama
HEADLINES
TEMU AKBAR PELAYAN PERSAUDARAAN 2025
HEADLINES
PESTA SYUKUR FSGM
HEADLINES

TERPOPULER

SEBELAS PEMUDI MELAMAR KE FSGM
HEADLINES
Sejarah
Provinsi
Kepemimpinan
Provinsi
Aspiran
Formatio
Postulan
Formatio
Novisiat
Formatio

You Might Also Like

BERITA

UKRAINA, TUHAN MENCINTAIMU

25/03/2025
BERITA

RIP Sr. Adriana FSGM

25/03/2025
BERITA

Berenang di Zaman Milenial

25/03/2025
BERITA

IDENTITAS FSGM: Makin ilahi, makin manusiawi

25/03/2025

TERBARU

DOA BAGAIKAN BENANG MERAH
Renungan
Bapak Gojek, Maafkan Saya…
Renungan
TALITHA KUM GELAR KONFERENSI ASIA KE-5 DI JAKARTA,
HEADLINES
Lima Suster FSGM Timor Leste Berkaul Kekal
HEADLINES
https://www.youtube.com/watch?v=fDIOwynFx2M

POPULER

“BERBICARA DENGAN DIRI SENDIRI”
BERITA
IMAN DAN MEDIA SOSIAL
BERITA
Silaturahmi ke Vihara Buddha
BERITA
Ukraina Lagi….
BERITA
FSGM IndonesiaFSGM Indonesia
Follow US
by. Raka KAJ
Scan the code
WhatsApp
Kamu ingin menjadi Suster FSGM? Ayo kontak kami !
Open chat
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?