Minggu, 09 Agustus 2026 pukul 16.05 WIB, Allah yang Maharahim telah memanggil Suster M. Dominica ke dalam kemuliaan kerajaan-Nya.

Sr. M. Dominica lahir 12 Desember 1939 di Jali, Sleman Yogyakarta dari pasangan Paulus Karjadinama dan Godeliva Paikem. Sr. M. Dominica dipermandikan di Wedi, 31 Desember 1953. Ia menerima Sakramen Krisma di paroki Wedi pada tanggal 26 September 1954.

Theresia Painem adalah nama Sr. M. Dominica sebelum masuk biara. Pada tanggal 26 Juli 1960 masuk postulat dalam kongregasi Suster-Suster Fransiskan St. Georgius Martir di Pringsewu. Memulai masa Novisiat pada tanggal 26 Juli 1961, mengikrarkan profesi pertama tanggal 26 Juli 1963 dan menyerahkan diri seutuhnya kepada Tuhan dalam profesi kekal pada tanggal 12 Desember 1970. Dengan penuh syukur Sr. M. Dominica telah merayakan 50 tahun profesi (Pesta Emas) pada tanggal 27 November 2012 dan 60 tahun profesi (Pesta Intan) tanggal 25 November 2021.
Sr. M. Dominica mengabdikan diri dalam hidup membiara dengan tugas pelayanan sebagian besar di bidang rumah tangga. Sr. M. Dominica adalah seorang yang tegas, pekerja keras, mempunyai daya juang yang luar biasa, disiplin, rapi, teliti penuh kasih, pencinta tanaman dan perhatian terutama bagi orang yang memerlukan bantuannya. Sederhana dan apa adanya.

Sr. M. Dominica mempercayakan hidupnya pada Allah, melalui doa, Ekaristi dan Adorasi yang ia hayati setiap hari yang menguatkan panggilan terlebih saat menemui kesulitan dalam perjalanan hidup. Selain itu, mempunyai Devosi yang kuat akan Kerahiman Ilahi.
Dalam refleksinya Sr. M. Dominica menulis:” Aku percaya bahwa Tuhan tidak akan memberikan yang melampaui kemampuanku. Aku sungguh dapat mengalami dan merasakan cinta persaudaraan, kesederhanaan, keramahtamahan. Itulah yang membuatku senantiasa krasan dalam persaudaraan. Selain itu, yang menjadi kekuatanku adalah Ekaristi. Aku yakin Tuhan selalu hadir di sepanjang hidupku. Semoga aku tetap dikuatkan untuk setia sampai akhir hidupku, Tuhan yang memberi, Tuhan yang akan mengambil.

Saat kesehatan Sr. M. Dominica mulai menurun; Para suster, Romo, dan para Frater menemani, memberi perhatian, mencintai dan mengajak berdoa. Tanggal 02 Agustus 2026 ia menerima sakramen pengurapan orang sakit dari Romo Hubertus Andri Kurniawan SCJ. Sr. M. Dominica sempat membaik. Namun pada tanggal 09 Agustus 2026 kesehatan menurun lagi. Sr. M. Dominica segera mendapat penanganan dari dokter dan perawat dari RS Panti Secanti Gisting dan para suster mengiringi dengan doa-doa.
Dan pada tanggal 09 Agustus 2026 pukul 16.05 WIB dengan tenang Sr. M. Dominica pergi menghadap Bapa di surga didampingi doa-doa para suster. Tuhan yang Maharahim telah memberikan kebahagiaan yang kekal kepada Sr. M. Dominica. ***
Dok. Propinsi


